• AKSI PERINGATAN HARI MAHASISWA SEDUNIA

    Date: 2011.02.24 | Category: IPB, SOSPOL | Tags:

    AKSI PERINGATAN HARI MAHASISWA SEDUNIA
    Tugu Kujang, Senin 21 Februari 2011


    Momentum hari Mahasiswa  se-Dunia yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2011 tidak disia-siakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Bogor. Pada hari itu pula bertepatan dengan kedatangan Presiden SBY beserta seluruh Gubernur se-Indonesia di Istana Bogor. Kedatangan SBY ini “disambut” oleh aksi mahasiswa BEM se-Bogor yang berjumlah 65 orang. Aksi yang berisi tuntutan untuk menolak kedatangan Presiden SBY di Bogor karena begitu banyak permasalahan bangsa yang belum terselesaikan sehingga harus segera diusut dan dituntaskan, bukan hanya dijadikan barang dagangan politik serta bola masalah yang terus bergulir tanpa tahu arah gawang penyelesaiannya.

    Mahasiswa menggelar aksi di tugu kujang

    Aksi yang direncanakan akan dilakukan di depan Istana Bogor ini kemudian dipindahkan ke Tugu Kujang karena berbagai pertimbangan keamanan dan lain-lain. Aksi ini dimulai pada pukul 11.45 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Meskipun ada beberapa hambatan selama jalannya aksi, namun pernyataan sikap dari berbagai perwakilan perguruan tinggi ini dapat berjalan dengan lancar dan damai. Pengawalan ketat dari aparat sepanjang siang yang sempat diwarnai hujan itu tidak menurunkan semangat para aktivis pergerakan untuk bersuara dan meminta bukti nyata dari pemerintah. Sebagian massa aksi dari IPB  tidak dapat mencapai titik aksi, yaitu Tugu Kujang karena “dicegat” dalam perjalanan. Pencegatan ini tidak hanya terjadi sekali, bahkan dua kali, dengan waktu yang sangat lama. Karena pencegatan massa aksi oleh aparat polisi ini, massa aksi terpecah dan fokus massa pun ikut terbagi. Property aksi dan sebagian jumlah massa tertahan dengan alasan yang seperti dibuat-buat. Hal ini menunjukkan bahwa suara mahasiswa masih menjadi ancaman bagi pemerintah sehingga dilakukan upaya peredaman massa dalam aksi ini. Sungguh ironis, bukankah mendiamkan ketidakbenaran adalah kejahatan ? Aksi BEM Se-Bogor pada Momentum Hari Mahasiswa se-Dunia pada hari Senin  21 Februari 2011 di Tugu Kujang tidak pernah anarkis dan senantiasa menjungjung tinggi nilai moral serta intelektual. Aktivis yang ditangkap bukan massa aksi dari BEM Se-Bogor.

    Orasi Dari BEM FEM IPB Diwakili Oleh Kabid Sospol

    Rentetan masalah  yang telah disebutkan di atas menggerakkan mahasiswa BEM se-Bogor untuk bergerak atas nama kepedulian terhadap nasib bangsa ini. Tuntutan penyelesaian masalah korupsi yang begitu banyak serta masalah stabilitas pangan dan upaya menghindari krisis pangan menjadi titik tembak yang diambil dalam aksi ini.  Permasalahan korupsi yang terus menerus bergulir di Indonesia mulai dari kasus skandal Bank Century, rekening gendut pimpinan polisi dan kasus Mafia Pajak masih belum bisa dituntaskan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah. Jika bangsa ini benar-benar demokrasi, maka kasus-kasus korupsi ini harus segera diselesaikan dan tidak lagi dipolitisasi. Hingga saat ini implementasi dari skenario-skenario penyelesaian kasus ini tidak terlihat efektif dan berdampak, hanya terlihat efektif dalam tataran normatif saja.
    Selain itu, krisis pangan pun terus menghantui bangsa ini, mulai dari masalah cabe yang melangit harganya, kemudian tarif bea impor yang semakin mencekik petani, hingga impor beras yang jumlahnya begitu besar. Kepala BPS Indonesia menyatakan bahwa Indonesia seharusnya surplus beras 2010 sebesar 4 juta ton dari produksi dalam negeri sendiri, namun pemerintah malah melakukan impor beras secara besar-besaran. Impor beras ini menjadikan Indonesia sebagai negara pengimpor beras nomor dua di dunia, sangat miris, padahal negara kita adalah negara agraris. Impor beras ditengah produksi yang mengalami surplus, perlu segera dikaji ulang oleh pemerintah. Kebijakan impor yang diterapkan sampai akhir Maret nanti perlu segera dicabut karena awal bulan .Berbagai hambatan yang dihadapi mahasiswa tidak akan menyurutkan semangatnya untuk terus bergerak…! Bergerak demi terwujudnya keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Jiwa raga ini tak pernah lelah dalam menyeru kebenaran! Teruslah bergerak kawan!

    Hidup Mahasiswa…
    Hidup Rakyat Indonesia !!!
    Atas nama aliansi  BEM se-Bogor.